Sabtu, 20 Mei 2017

Another Story Begins, Apply Visa Jerman

It's been a long time .....

Udah lama banget ga update blog karena sibuk selesaiin skripsi, kerjaan super hectic dan rasa malas :p 
Tapi ternyata blog ini masih berguna karena masih ada yang baca dan ninggalin komentar buat tanya-tanya.

Karena itu rencananya aku bakal update blog ini walaupun ga intense.

Jadi ceritanya sekarang ini aku lagi di Jerman.

Sebelum aku menginjakkan kaki di negeri ini tentunya aku harus punya visa dulu
Buat yang punya planning ke Europe dan perlu referensi. Mungkin tulisan ini bermanfaat.

Agak kurang beruntung punya passport warna hijau aka Passport Indonesia karena buat main-main ke Australia, Eropa, UK, USA, dan banyak negara di Asia kita harus apply visa dulu.

Apply Visa emang ga semenakutkan kekunci di gudang 3 hari tanpa makanan, tapi tetep aja butuh effort yang lumayan.

Karena tujuanku ingin main ke Jerman dan negara sekitar jadi disini aku perlu Visa Schengen.
Negara-negara Schengen meliputi Austria, Belgium, Czech Republic, Denmark, France, Germany, Sweden, Switzerland, dan masih banyak lagi bisa cek disini.

Nah jadi harus apply di negara yang mana ?
Di negara pertama kali kita sampai, atau di negara yang paling lama kita bakal stay.
Karena aku bakal stay lama di Jerman, jadi aku apply visa melalui Konsulat Jerman yang ada di Surabaya.

Waktu mau apply visa aku juga bingung dan referensi itu perlu banget.

Jadi aku browsing ke beberapa blog dan juga website embassy.
Hal yang kita perlu lakukan pertama kali adalah mengisi formulir yang ada di website https://videx.diplo.de/




Jangan lupa untuk print application dan save data sebagai back up.

Dan berkas yang perlu disiapkan,

- Passport asli
Jangan lupa cek, masa berlaku passport minimal 6 bulan setelah kunjungan visa berakhir, plus fotokopi bagian depan passport yang ada fotonya.

- Pas Foto
Kalo biasanya buat ngelamar kerja foto pake kamera hp udah cukup, yang ini butuh modal dikit buat ke photo studio, pas fotonya ukuran 3,5 x 4,5 cm, biometris 80% wajah dengan background putih/abu-abu muda sebanyak 2 lembar.
Waktu pas foto jangan memakai contact lens dan make up yang berlebihan, biar nanti gampang dikenalin lol

- Fotokopi reservasi/booking tiket pesawat
Karena kedutaan ga akan nanggung tiket dan rasa sakit yang kita alami waktu visa ditolak, jadi kita cukup booking penerbangan ke negara-negara tujuan dan yang paling penting kita harus sudah booking tiket balik ke Indonesia.
Kasusku kemarin, aku langsung beli tiket Surabaya-Kuala Lumpur dan tiket PP Kuala Lumpur-Munich 
modal bondo nekat, yang sebenarnya
sangat ga disarankan.

- Jadwal perjalanan/Itinerary
Semua angan-angan dan tujuan kita waktu traveling ke Schengen Area harus ditulis jelas, lengkap dengan 
semua fotokopi booking hotel dan transport. Untuk akomodasi kita bisa booking di website yang ga kena 
charge alias free cancelation. Karena aku stay dirumah abang boyfriend, jadi pada kasusku aku ga perlu 
booking hotel, cukup tulis alamat lengkap rumahnya aja.

- Polis Asuransi (Travel Insurance)
Selanjutnya kita perlu asuransi yang berlaku di area Schengen selama perjalanan kita. Asuransi ini harus 
meng-cover minimal € 30.000. Karena asuransi ini sistemnya ga bisa booking dulu kaya tiket sama hotel. 
Jadi mesti beli yang bener-bener tepat dan ga bikin menyesal. Ada beberapa travel insurance yang bisa dipilih.
Aku pilih ACA (Asuransi Central Asia) dengan masa satu tahun. Karena bakal stay 3 bulan dan kalo dihitung
-hitung bulanan bakal lebih mahal. Biaya yang dibayar untuk ACA New Travel Safe selama satu tahun adalah USD 111.50.
Kelebihan pake ACA ini, kalo visa kita ditolak uang kita bisa kembali 70% dengan menunjukkan surat penolakan dari kedutaan. Selain itu pembelian asuransinya juga bisa dilakukan online, tanpa harus datang ke kantor ACA.

- Invitation Letter (Verpflichtungserklärung)
Bahasa Jerman ini emang susahnya minta ampun. Mau ngomong semacam invitation letter alias surat undangan aja harus bikin lidah kebulet ga karuan dulu T___T
Invitation ini ga wajib, tapi kalo kalian pengen ke Schengen Area lebih dari satu bulan kalian butuh surat ini.
Surat ini adalah surat resmi yang dikeluarkan oleh pihak imigrasi Jerman.
Ngurus surat ini sepertinya bisa dibilang pain in the ass karena si pengundang harus datang ke kantor imigrasi di Jerman dan memberikan slip gaji mereka. Belum lagi kalo suratnya udah jadi, yang asli harus dikirim ke orang yang diundang.
Jadi kalo cuma sekedar 1-2 minggu traveling ga perlu pakai surat ini.

- Rekening Koran dan Kartu Kredit
Karena booking tiket pesawat dan hotel aja ga cukup, kita diminta rekening koran/mutasi bank selama 3 bulan terakhir.
Aku kurang yakin berapa saldo minimal yang dibutuhkan, tapi karena Eropa ini mahal, lebih baik pindahkan dulu semua tabungan ke satu rekening ini, termasuk deposito kalo perlu dicairkan di rekening. Mutasi bank bisa minta di bank masing-masing, atau yang pakai rekening BCA bisa langsung print dari internet banking. Juga menyerahkan fotokopi kartu kredit Visa/Master dan menunjukkan yang asli (jika ada).
Pokoknya kita harus punya impression kalo nanti di Eropa kita bisa membiayai hidup kita disana dan ga bakal ngemper dijalanan karena kehabisan uang.

- Surat Keterangan Kerja/Kuliah
Bagi yang kerja, baik freelance atau permanen kita perlu surat rekomendasi dari perusahaan tempat kita bekerja. Menyatakan nama, alamat, nomor passport, gaji, dan keterangan akan berlibur ke Eropa dan bakal kembali ke Indo dan kerja lagi. Atau bagi yang ga kerja bisa buat surat keterangan dan jaminan dari orang tua. Buat yang masih kuliah/sekolah, surat keterangan dari sekolah. Dan bagi yang punya usaha sendiri, NPWP dan aset-aset.
Intinya kita harus menyatakan bahwa kita ga bakal cari kerja disana dan pasti kembali ke negara asal.

- Fotokopi Kartu Keluarga, KTP.
Bawa aja sebagai back up kalo diminta.

Setelah berkas-berkas udah lengkap, baru aku telepon ke Konsulat untuk bikin janji apply visa.
Aku dapat jadwal interview Rabu, 26 April 2017 jam 13.00 WIB.
Sampai disana serahin berkas-berkas dan mereka bakal cek semua berkas tadi.
Dan setelah selesai pengecekan berkas, aku dipanggil untuk interview.
Interviewnya pertanyaan umum seperti mau kemana aja, tujuannya apa, berapa lama disana, dll.

Biaya apply visa adalah € 60 dan biaya tambahan administrasi konsulat adalah € 30.
Kalo dihitung ini jauh lebih murah daripada urus visa di kedutaan di Jakarta yang masih harus beli tiket dan lain-lain.
Biaya visa ini dibayarkan dalam rupiah sesuai kurs hari itu.

Setelah bayar, kita akan diberi tanda terima yang nantinya dipakai untuk ambil passport.

Pulang dari konsulat musti banyak-banyak doa dan sedekah biar visanya lancar.
Kira-kira waktu yang diperlukan kurang lebih dua minggu. Nanti kalo udah selesai bakal dihubungi by email atau by phone.

Seminggu berlalu .....

Hati resah melebihi nunggu jawaban pacar buat nerima cinta kita.

Akhirnya tanggal 4 Mei aku nelpon ke konsulat dan nyebutin nomor tanda terimaku. Petugasnya bilang passport udah bisa diambil hari kerja jam 13.00-15.00 tanpa nyebutin kalo visanya gol atau ga.
Besoknya sambil deg-degan aku datang ambil passport dan ternyata ada visa melekat di passportku.


Rasanya senang banget, karena perjuangan kita ga sia-sia.

And here I am now, Germany!


Konsulat Honorer Republik Federal Jerman
Jl. Dr. Wahidin 29
Surabaya - 60264
Telepon 031 - 5631871
Operational Hours : 09.00 - 15.00

Jumat, 11 September 2015

Event Report Mustika Puteri Media And Beauty Blogger Gathering

Hello ~
Another late post,
Puteri Lovely Show adalah video dance contest yang diadakan oleh Mustika Puteri bersama dengan JKT48 sebagai Brand Ambassador dari Mustika Puteri Lovely Mood. Nah, kota Surabaya adalah kota tujuan terakhir di rangkaian road show ini. Selain road show ini sendiri, Mustika Puteri juga mengadakan Media dan Beauty Blogger Gathering di Black Canyon, Tunjungan Plaza, Surabaya.
Waktu lagi on the way ke lokasi, aku bertemu dengan ce Lina, jadi akhirnya kami jalan bareng.
Tiba di Black Canyon, kami melakukan registrasi dulu.
Walaupun acara belum dimulai, tapi ternyata teman-teman Beauty Blogger yang lain udah datang.
Beberapa saat kemudian acara dimulai, dan dibuka dengan MC yang fun dan enerjik :D
Beauty Blogger dengan kamera-kamera stand-by nya :p
MC memberikan sedikit perkenalan mengenai produk Mustika Puteri Lovely Mood.
Sebagai korban pertama, MC meminta ce Mindy untuk maju kedepan dan memilih satu varian favorit.
Berikutnya adalah dari team media,
Pada Media dan Beauty Blogger Gathering ini hadir juga Product Group Manager PT. Mustika Ratu Tbk, Miss Martina Tesalonika. 
Beliau menjelaskan mengenai produk Mustika Puteri.
Mustika Puteri sebenarnya adalah pionir dalam kategori splash cologne yang sudah hadir dalam dunia remaja sejak 1992. Dalam perkembangannya, Mustika Puteri selalu mengikuti dunia remaja dan memadukan wewangian. Hingga akhirnya Mustika Puteri meluncurkan produk body spray Mustika Puteri Lovely Mood.
Karena biasanya para remaja puteri harus selalu tampil menarik dan wewangian bisa meningkatkan kepercayaan diri mereka.
 Untuk produk terbaru ini Mustika Puteri menggandeng Girl Band JKT48 sebagai Brand Ambassador Mustika Puteri Lovely Mood, dengan pesan bahwa remaja puteri harus tampil cantik, wangi, enerjik, dan smart sesuai dengan personality dari personil JKT48. Selain itu JKT48 saat ini banyak digemari oleh remaja puteri dan juga remaja laki-laki.
Puteri Lovely Mood hadir dengan design botol yang eye-catching dan colorful praktis dibawa-bawa, dengan 3 varian wangi yang unik. Dreamy dengan kemasan botol warna hijau, perpaduan aroma citrus, fruity (Mango, Raspberry, Grapefruit), dan vanilla yang diperkaya aroma musky dan woody untuk merilekskan. Cheerful dengan botol orange perpaduan aroma citrus dan buah-buahan yang memberikan kesegaran yang tahan lama. Dan In Love dengan botol ungu, perpaduan vanilla, musky, dan floral bouquet melebur menjadi satu menciptakan aroma penuh cinta (wuu, cocok buat yang lagi jatuh cinta :p).
Untuk favoritku adalah Dreamy :)

Selain itu Miss Martina juga mengkoreksi pandangan yang salah mengenai body spray yang bisa menyebabkan noda kuning di baju. Karena namanya adalah body spray, maka produk ini harusnya disemprot ke badan, bukannya ke baju. Jadi kita harus memakainya dengan benar, karena produk ini memang bukan untuk baju ^_^

Dalam acara ini, Mustika Puteri juga memberikan kami kesempatan untuk meet and great bersama anggota JKT48.
Mereka dengan ramah dan enerjik memberikan salam dan perkenalan kepada kami, lengkap dengan kostum yang kawaii.
JKT48 ini anggotanya berjumlah 75 orang, awalnya aku agak kaget juga setelah tahu, dan beberapa dari mereka akan show sore itu di Convention Hall Tunjungan Plaza.
Enam diantaranya yang meet and great dengan kita, menyebutkan bahwa mereka sangat antusias dengan road show di Surabaya, karena para fans di Surabaya cukup banyak dan kompak.
Media mengajukan beberapa pertanyaan ke personil JKT48
Selain itu mereka menyukai makanan-makanan khas Surabaya. Jadi mereka senang sekali dengan road show terakhir di Kota Pahlawan ini.
Mereka dengan ramah menjawab setiap pertanyaan.
Sebelum akhirnya mereka kembali ke backstage untuk persiapan show mereka.
Snack time yayy :p
Acara ini dilanjutkan dengan nonton bareng Exclusive Concert JKT48, tapi sayangnya sore itu aku ada janji lain, jadi aku ga bisa nonton konsernya.
Sekilas waktu aku lihat area sekitar Convention Hall, rame banget dengan para fans yang menunggu gate dibuka. Luar biasa semangat para fansnya :D
Sebelum acara benar-benar berakhir, kami Beauty Blogger berfoto bersama,
credit ce Mindy http://pinkandundecided.blogspot.com/2015/08/event-report-mustika-puteri-media.html Left to Right, ce Lina, ce Nessya, ce Mindy, ce Sabrina, Me, Vika, Dyta.

The goodie bag  >_<
Thanks buat Mustika Puteri (especially Mbak Lia) yang udah memperkenankan aku join event ini.
Will review the body spray and the parfume soon
See ya ~

Kamis, 30 Juli 2015

Mangrove [Explore Bali]

Hello :)
Kali ini aku mau share cerita liburanku ke Bali waktu lebaran kemarin.
Jadi post kali ini jauh berbeda dari yang sebelumnya, karena ini berkaitan dengan nature dan traveling :D
Bali ?
Kalo denger kata Bali, ga cuma penduduk Indonesia, bahkan orang bule aja sulit menolak untuk berkunjung dan liburan kesini.
Suasana yang menyenangkan, banyak pantai, banyak pemandangan alam yang keren dan memanjakan mata.
Kalo di kota-kota besar seperti Surabaya dan Jakarta, mau keliling atau jalan-jalan naik motor? Pasti males banget, tapi lain ceritanya kalo di Bali. Walaupun terik panas mataharinya hampir sama, tapi anginnya yang semriwing bikin kita enjoy-enjoy aja.
Dan tiba-tiba pas pulang tinggal gosongnya aja lol

Salah satu tempat yang aku kunjungi beberapa waktu lalu adalah Hutan Mangrove.
Hutan Mangrove atau Hutan Bakau adalah hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa berair payau yang letaknya di garis pantai dan dipengaruhi pasang surutnya air laut. [source]
Hutan Mangrove ini letaknya di By Pass Ngurah Rai, Denpasar. Dengan harga tiket masuk per orang IDR 10.000, kita udah bisa puas jalan-jalan dan ber-selfie ria disini.

4 tahun yang lalu aku pernah berkunjung kesini, waktu itu cukup ramai dan banyak didatangi para pasangan yang akan menikah untuk foto prewedd mereka.
Tapi kemarin waktu kesana, agak sepi. Aku ga tahu entah karena lebaran yang hampir bareng sama galungan atau karena tempat ini udah ga eksis lagi @__@

Kita bisa berjalan menyusuri jembatan kayu kecil tanpa harus kepanasan, karena kita terlindungi oleh pohon-pohon :p
Sambil berjalan menyusuri jembatan, kita bisa mendengar kicauan burung-burung. Nyaman banget >_<
Karena rutenya cukup jauh, setiap 300-400 meter akan ada gazebo untuk tempat istirahat. Selain itu, kita juga bisa duduk di pinggir jembatan kalo sewaktu-waktu capek.
Setelah berjalan cukup jauh, aku akhirnya bisa melihat Tanjung Benoa dan Tol Mandara dari Hutan Mangrove ini. Sayangnya, jembatan yang ada di ujung rusak parah dan ga bisa dilewatin. Aku masih inget, empat tahun yang lalu jembatan ini masih bisa dilewatin walaupun ada beberapa yang berlubang.
Karena ga bisa berjalan sampai garis finish, aku akhirnya singgah di salah satu gazebo sebelum kembali.
Duduk di gazebo itu betaaahhh banget, anginnya menyejukkan jiwa raga, rasanya jadi males balik kalo udah duduk disitu :D
Dari gazebo ini, aku juga dapet beberapa view Tol Mandara.
Setelah puas menikmati angin sepoi-sepoi yang aduhai, akhirnya aku memutuskan untuk kembali. Karena perut saya lapar. Waktu itu sempat mikir juga, kalo telepon delivery food, bisa ga ya di anter di Mangrove paling ujung lol :p

Aku berharapnya sih, pengelola hutan mangrove bisa memperbaiki jembatan yang rusak kedepannya.
So, what do you think about this place? :)