Selasa, 04 November 2014

Profira Acne Clear Facial

Karena takut kepanjangan dan bikin ngantuk, aku bagi dua postingan pengalamanku dan temenku facial di Profira. Postingan sebelumnya bisa dilihat disini.
Karena semua udah dijelasin di post sebelumnya, aku langsung aja mulai untuk step Profira Acne Clear Facial yang dipilih Yunita.
1. Diagnosa
Pertama-tama Yunita di diagnosa oleh therapist, dan sama sepertiku, Yunita disarankan memilih series acne.
 Untuk meyakinkan kalian bahwa diagnosa therapistnya tepat, aku akan tunjukin kondisi wajah Yunita yang saat itu lebih berjerawat daripada aku.
Jerawat di pipi Yunita yang lagi bersemi memberi pertanda buruk lol
2. Ganti kemben
Segera setelah diagnosa, therapist meminta Yunita untuk ganti baju dan memakai kemben yang disediakan.
Therapist juga membantu Yunita memakaikan bandana dan showercap.
3. Antiseptik Spray
Therapist kemudian menyemprotkan antiseptik di tangannya, dan di tangan Yunita. Lalu menunjukkan bahwa alat dan spons dalam keadaan steril.
4. Cleansing
Therapist mulai membersihkan wajah Yunita, pertama dengan toner, dan kedua dengan facial wash. Karena kita udah janjian ga pake make up, jadi therapistnya ga susah waktu bersihin wajah kita.
5. Biological
Setelah dibersihkan, selanjutnya adalah peeling dan steam. Disini namanya biological.
Peeling fungsinya untuk mengangkat sel kulit mati. Dan steam untuk melunakkan komedo.
Alat ini mengeluarkan uap hangat untuk melunakkan komedo. Yunita benar-benar menikmati step ini.
Proses biological
Setelah proses biological, wajah Yunita jadi kelihatan lebih bersih dan sedikit cerah.
6. Photo Reveal
Yunita juga diminta untuk melakukan photo reveal. Sebelumnya, therapist membantu Yunita memakai piyama, dan mengarahkan kami untuk ke Photo Reveal room.
Say Hi to Yunita :)
Pertama-tama therapist menginput data Yunita ke dalam laptop, kemudian mengarahkan Yunita untuk foto wajah bagian depan, kiri, dan kanan.
Untuk kondisi wajah Yunita, flek hitamnya lebih sedikit dibandingkan aku. Tapi ada beberapa bekas jerawat yang mendalam. Hal ini biasanya terjadi saat jerawat tumbuh di tempat yang sama berulang-ulang. Jadi bisa bikin bekas yang agak dalam di lapisan kulit.
7. Massage dada
Setelah photo reveal selesai, kami kembali ke lantai dua, dan treatment Yunita dilanjutkan dengan massage dada. Sejauh ini Yunita sangat menikmati step-stepnya.
8. Extraksi
Setelah menikmati ketujuh step sebelumnya, kali ini Yunita harus bisa menahan rasa sakit yang luar biasa.
Sebelum extraksi, therapist memakai goggle, agar tidak ada komedo yang terlewatkan. Sebenernya komedo Yunita ga sebanyak komedoku, tapi karena banyak jerawat yang harus di extraksi, jadi rasa sakitnya lebih berlipat daripada aku.
Sempet ngeri juga pas lihat jerawatnya Yunita harus dikeluarin sedemikian rupa, sampe kelihatan kaya di sobek-sobek, agak merinding ngelihatnya. Tapi beauty is pain tetap eksis. Yunita sampe ngaku kalo dia juga nangis, dan beberapa kali mengeluh sakit pada therapistnya. Tapi kita cuma bisa bilang "sabar dan ditahan ya" LOL
Sambil menunggu proses extraksi, aku mengambil gambar ruang treatment. Juga sambil menceritakan sedikit jokes buat Yunita, biar dia ga terlalu merasakan sakit.
Ini adalah foto bagian pipi Yunita yang sebelumnya berjerawat, bisa dibayangkan gimana sakitnya pas proses extraksi.
9. HF ( High Frekuency )
Setelah melewati penderitaan di step extraksi, akhirnya Yunita bisa bernafas lega saat HF. Aku sempet berulang kali nanyain apa masih sakit, karena aku juga ngeri lihat jerawatnya yang tadi.
Untunglah saat HF ini Yunita udah ga merasa sakit. Oh ya, seperti di post sebelumnya, HF berfungsi untuk mengurangi kemerahan akibat extraksi, dan mencegah iritasi.
10. Sulfur Mask
Akhirnya, step rilex datang juga. Yunita bisa ngerasain enjoy waktu maskeran. Disini masker yang digunakan adalah Sulfur Mask untuk kulit berjerawat.
Sambil menunggu masker mengering, Yunita duduk di bednya, sambil ngobrol dengan aku. Dia curhat tentang rasa sakit dimana-mana yang tadi dirasain.
11. Desqua
Setelah masker dibersihkan, therapist memberikan aqua spray di seluruh wajah Yunita untuk memberikan nutrisi pada kulit.
12. Correcting Serum
Selanjutnya therapist memberikan serum untuk mengoreksi bekas-bekas jerawat. Mereka menyebutnya correcting serum.
13. B-Combi
Sama sepertiku, pada step terakhir Yunita diberikan cream B-Combi untuk anti iritasi.
Jika tidak punya B-Combi, pasien bisa memakai salep atau cream anti iritasi lainnya selama tiga hari kedepan setelah facial.
Dan akhirnya Yunita selesai, aku menyuruhnya segera ganti baju, karena kita punya janji untuk next trip :p
After treatment
Yunita juga memberikan poin excelent untuk service dari Profira.

MAIN CLINIC
Profira Aesthetic and Anti Aging Clinic

Jl. Manyar Kertoarjo 72 , Surabaya
T/F. 031 5990566 / 031 5990605

BRANCHES
SURABAYA
Jl. HR Muhammad No. 41 , Surabaya
T. 031 7325344

MALANG
Jl. Retawu No. 8 , Malang
T. 0341 586456

Anyway, thanks Yunita udah mengijinkan fotonya dipampang di blogku, dan thanks buat kalian yang udah baca post ini. Semoga ga bosen-bosen ya main di blogku.
See you ~
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar