May 30, 2017

Pegnitz-Auen Nürnberg

Since Im gonna live in Nürnberg for a while, I have to find a good place to visit that I like mostly.
There are not so much to do here, so I would like to start my healthy life with walking and running.
Here I found a really good place that hard to find in my hometown, Surabaya-Indonesia.
Pegnitz-Auen
 So they have a river named Pegnitz. And Pegnitz Auen means the area around Pegnitz.
 The length of the river is about 102 km (source).
And there is a huge area like a park around the river.
People often go to this area to walk, run, do some sports, and also picnic.

I realized that people here are very active, when I mentioned people it means they who have various ages, teenagers, employees, housewives, and also old people (grandpa and grandma).
They like to walk and run in this area.
Well, no wonder because it is proper place to do all those stuff. And very cozy as well.
And me, as a new comer. I go to Pegnitz-Auen almost everyday, to walk, jogging, and I can walk to the city center through this area. This is how to save money for the U-Bahn cost :p
There are some benches to sit, enjoying the weather, trees, and all the singing birds.
And you can spend times here to study, read books.
There is nice playground that makes kids happy.
Thats why I've seen lot of Mom with their kids here to play and do picnic.

As far as you can see, everything is green, Very nice :)
I imagine if we had this kind of place in Surabaya will be nice. 
People get interested to do sports and walk.
Just a note that the citizen should care to keep the area clean.
Pegnitz River
Sounds of the river's flow give the impression that you are in the village and surrounded by nature.
I heard that on Summer we can swim in the river.
And that makes sense as I see the water is clean.
No trash lol


I will try to find another place that I like more, if possible.
Not sure what's written in there, but I think it says if we can do gym in the park.
You know, German language is kinda depressing, haha ..

OK, I think this is the short post about huge park nearby.
And its the first time I post a blog in English, so I hope you guys understand if there are mistakes in my grammar >_<

See Ya!

May 20, 2017

Another Story Begins, Apply Visa Jerman

It's been a long time .....

Udah lama banget ga update blog karena sibuk selesaiin skripsi, kerjaan super hectic dan rasa malas :p 
Tapi ternyata blog ini masih berguna karena masih ada yang baca dan ninggalin komentar buat tanya-tanya.

Karena itu rencananya aku bakal update blog ini walaupun ga intense.

Jadi ceritanya sekarang ini aku lagi di Jerman.

Sebelum aku menginjakkan kaki di negeri ini tentunya aku harus punya visa dulu
Buat yang punya planning ke Europe dan perlu referensi. Mungkin tulisan ini bermanfaat.

Agak kurang beruntung punya passport warna hijau aka Passport Indonesia karena buat main-main ke Australia, Eropa, UK, USA, dan banyak negara di Asia kita harus apply visa dulu.

Apply Visa emang ga semenakutkan kekunci di gudang 3 hari tanpa makanan, tapi tetep aja butuh effort yang lumayan.

Karena tujuanku ingin main ke Jerman dan negara sekitar jadi disini aku perlu Visa Schengen.
Negara-negara Schengen meliputi Austria, Belgium, Czech Republic, Denmark, France, Germany, Sweden, Switzerland, dan masih banyak lagi bisa cek disini.

Nah jadi harus apply di negara yang mana ?
Di negara pertama kali kita sampai, atau di negara yang paling lama kita bakal stay.
Karena aku bakal stay lama di Jerman, jadi aku apply visa melalui Konsulat Jerman yang ada di Surabaya.

Waktu mau apply visa aku juga bingung dan referensi itu perlu banget.

Jadi aku browsing ke beberapa blog dan juga website embassy.
Hal yang kita perlu lakukan pertama kali adalah mengisi formulir yang ada di website https://videx.diplo.de/




Jangan lupa untuk print application dan save data sebagai back up.

Dan berkas yang perlu disiapkan,

- Passport asli
Jangan lupa cek, masa berlaku passport minimal 6 bulan setelah kunjungan visa berakhir, plus fotokopi bagian depan passport yang ada fotonya.

- Pas Foto
Kalo biasanya buat ngelamar kerja foto pake kamera hp udah cukup, yang ini butuh modal dikit buat ke photo studio, pas fotonya ukuran 3,5 x 4,5 cm, biometris 80% wajah dengan background putih/abu-abu muda sebanyak 2 lembar.
Waktu pas foto jangan memakai contact lens dan make up yang berlebihan, biar nanti gampang dikenalin lol

- Fotokopi reservasi/booking tiket pesawat
Karena kedutaan ga akan nanggung tiket dan rasa sakit yang kita alami waktu visa ditolak, jadi kita cukup booking penerbangan ke negara-negara tujuan dan yang paling penting kita harus sudah booking tiket balik ke Indonesia.
Kasusku kemarin, aku langsung beli tiket Surabaya-Kuala Lumpur dan tiket PP Kuala Lumpur-Munich 
modal bondo nekat, yang sebenarnya
sangat ga disarankan.

- Jadwal perjalanan/Itinerary
Semua angan-angan dan tujuan kita waktu traveling ke Schengen Area harus ditulis jelas, lengkap dengan 
semua fotokopi booking hotel dan transport. Untuk akomodasi kita bisa booking di website yang ga kena 
charge alias free cancelation. Karena aku stay dirumah abang boyfriend, jadi pada kasusku aku ga perlu 
booking hotel, cukup tulis alamat lengkap rumahnya aja.

- Polis Asuransi (Travel Insurance)
Selanjutnya kita perlu asuransi yang berlaku di area Schengen selama perjalanan kita. Asuransi ini harus 
meng-cover minimal € 30.000. Karena asuransi ini sistemnya ga bisa booking dulu kaya tiket sama hotel. 
Jadi mesti beli yang bener-bener tepat dan ga bikin menyesal. Ada beberapa travel insurance yang bisa dipilih.
Aku pilih ACA (Asuransi Central Asia) dengan masa satu tahun. Karena bakal stay 3 bulan dan kalo dihitung
-hitung bulanan bakal lebih mahal. Biaya yang dibayar untuk ACA New Travel Safe selama satu tahun adalah USD 111.50.
Kelebihan pake ACA ini, kalo visa kita ditolak uang kita bisa kembali 70% dengan menunjukkan surat penolakan dari kedutaan. Selain itu pembelian asuransinya juga bisa dilakukan online, tanpa harus datang ke kantor ACA.

- Invitation Letter (Verpflichtungserklärung)
Bahasa Jerman ini emang susahnya minta ampun. Mau ngomong semacam invitation letter alias surat undangan aja harus bikin lidah kebulet ga karuan dulu T___T
Invitation ini ga wajib, tapi kalo kalian pengen ke Schengen Area lebih dari satu bulan kalian butuh surat ini.
Surat ini adalah surat resmi yang dikeluarkan oleh pihak imigrasi Jerman.
Ngurus surat ini sepertinya bisa dibilang pain in the ass karena si pengundang harus datang ke kantor imigrasi di Jerman dan memberikan slip gaji mereka. Belum lagi kalo suratnya udah jadi, yang asli harus dikirim ke orang yang diundang.
Jadi kalo cuma sekedar 1-2 minggu traveling ga perlu pakai surat ini.

- Rekening Koran dan Kartu Kredit
Karena booking tiket pesawat dan hotel aja ga cukup, kita diminta rekening koran/mutasi bank selama 3 bulan terakhir.
Aku kurang yakin berapa saldo minimal yang dibutuhkan, tapi karena Eropa ini mahal, lebih baik pindahkan dulu semua tabungan ke satu rekening ini, termasuk deposito kalo perlu dicairkan di rekening. Mutasi bank bisa minta di bank masing-masing, atau yang pakai rekening BCA bisa langsung print dari internet banking. Juga menyerahkan fotokopi kartu kredit Visa/Master dan menunjukkan yang asli (jika ada).
Pokoknya kita harus punya impression kalo nanti di Eropa kita bisa membiayai hidup kita disana dan ga bakal ngemper dijalanan karena kehabisan uang.

- Surat Keterangan Kerja/Kuliah
Bagi yang kerja, baik freelance atau permanen kita perlu surat rekomendasi dari perusahaan tempat kita bekerja. Menyatakan nama, alamat, nomor passport, gaji, dan keterangan akan berlibur ke Eropa dan bakal kembali ke Indo dan kerja lagi. Atau bagi yang ga kerja bisa buat surat keterangan dan jaminan dari orang tua. Buat yang masih kuliah/sekolah, surat keterangan dari sekolah. Dan bagi yang punya usaha sendiri, NPWP dan aset-aset.
Intinya kita harus menyatakan bahwa kita ga bakal cari kerja disana dan pasti kembali ke negara asal.

- Fotokopi Kartu Keluarga, KTP.
Bawa aja sebagai back up kalo diminta.

Setelah berkas-berkas udah lengkap, baru aku telepon ke Konsulat untuk bikin janji apply visa.
Aku dapat jadwal interview Rabu, 26 April 2017 jam 13.00 WIB.
Sampai disana serahin berkas-berkas dan mereka bakal cek semua berkas tadi.
Dan setelah selesai pengecekan berkas, aku dipanggil untuk interview.
Interviewnya pertanyaan umum seperti mau kemana aja, tujuannya apa, berapa lama disana, dll.

Biaya apply visa adalah € 60 dan biaya tambahan administrasi konsulat adalah € 30.
Kalo dihitung ini jauh lebih murah daripada urus visa di kedutaan di Jakarta yang masih harus beli tiket dan lain-lain.
Biaya visa ini dibayarkan dalam rupiah sesuai kurs hari itu.

Setelah bayar, kita akan diberi tanda terima yang nantinya dipakai untuk ambil passport.

Pulang dari konsulat musti banyak-banyak doa dan sedekah biar visanya lancar.
Kira-kira waktu yang diperlukan kurang lebih dua minggu. Nanti kalo udah selesai bakal dihubungi by email atau by phone.

Seminggu berlalu .....

Hati resah melebihi nunggu jawaban pacar buat nerima cinta kita.

Akhirnya tanggal 4 Mei aku nelpon ke konsulat dan nyebutin nomor tanda terimaku. Petugasnya bilang passport udah bisa diambil hari kerja jam 13.00-15.00 tanpa nyebutin kalo visanya gol atau ga.
Besoknya sambil deg-degan aku datang ambil passport dan ternyata ada visa melekat di passportku.


Rasanya senang banget, karena perjuangan kita ga sia-sia.

And here I am now, Germany!


Konsulat Honorer Republik Federal Jerman
Jl. Dr. Wahidin 29
Surabaya - 60264
Telepon 031 - 5631871
Operational Hours : 09.00 - 15.00